IBADAH YANG BERKENAN

26
Jul

IBADAH YANG BERKENAN

Basuhlah, bersihkanlah dirimu, jauhkanlah perbuatan-perbuatanmu yang jahat dari depan mata-Ku. Berhentilah berbuat jahat. Belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan, kendalikanlah orang kejam; belalah hak anak-anak yatim, perjuangkanlah perkara janda-janda! – Yesaya 1:16-17

Bacaan firman Tuhan di atas merupakan seruan pertobatan bagi umat Tuhan, karena memiliki pemahaman yang salah tentang ibadah. Mereka beribadah hanya sebagai rutinitas belaka dan sekadar aktivitas agama yang didalamnya tidak ada penghayatan dan rasa hormat kepada Allah (ibadah tanpa hati band. Yes.29:13; Mat.15:8-9; Mark.7:6-7). Lalu, bagaimana pemahaman yang benar tentang ibadah?

Konsep Ibadah menurut Alkitab:

  1. Menyembah Allah
  2. Mengagumi Allah, bukan gedung atau manusia
  3. Melayani Allah, bukan diri sendiri atau orang lain, sebagai respon syukur atas segala kebaikan-Nya
  4. Menyenangkan hati Tuhan, bukan “aku”
  5. Menaati Allah dengan hidup saleh = penyerahan hidup secara totalitas

Makna Ibadah Yang Berkenan
• Mempersembahkan seluruh hidup, artinya semua yang dikerjakan oleh tubuh kita setiap hari, di manapun dan kapanpun
• Hidup beribadah menuntut perubahan hidup yang radikal tidak menjadi serupa dengan dunia ini, artinya kita boleh berada di mana saja, tetapi apapun yang kita lakukan, kita landasi dengan satu sikap dan dasar, yaitu sebagai wujud ibadah kita kepada Tuhan

Wujud Ibadah Yang Berkenan
• Menjaga kesucian hidup, artinya punya relasi yang indah dengan Allah dan sesama
• Menjauhi kejahatan dan mengusahakan keadilan
• Melakukan kebajikan, seperti membela hak anak-anak yatim dan memperjuangkan perkara janda-janda dengan memberi sedekah, mau jadi orang tua asuh, membantu panti asuhan, werda dan anak-anak jalanan

Selamat menemukan dan mempraktekkan kesejatian ibadah yang diperkenan Tuhan.