HIDUP DALAM NAUNGAN TUHAN

08
Sep

HIDUP DALAM NAUNGAN TUHAN

Di atas gunung Israel yang tinggi akan Kutanam dia, agar ia bercabang-cabang dan berbuah dan menjadi pohon aras yang hebat; segala macam burung dan yang berbulu bersayap tinggal di bawahnya, mereka bernaung di bawah cabang-cabangnya – Yehezkiel 17:23

Di dalam perjalanan hidup kita di dunia ini, bukankah kita seringkali mengabaikan peran Tuhan di dalam hidup ini. Kita sering memaksakan Tuhan memberikan stempel atas kehendak kita? Kita hanya bergaul dengan Tuhan saat beribadah atau berdoa. Kemudian saat menjalani keseharian kita, kita sepertinya tidak merasakan peran Tuhan. Padahal melalui Yehezkiel 17:22-24 mengingatkan kepada kita bahwa sesungguhnya Tuhan memiliki peran dalam segala kehidupan kita. Tuhan mengetahui bahkan sangat menentukan kehidupan manusia (Ams.16:9). Karena itu, dalam seluruh perjalanan hidup ini, kita harus terus hidup dalam naungan Tuhan.

Hidup dalam naungan Tuhan, bukan berarti kita berpangku tangan saja. Kita senantiasa harus bekerja, kreatif dan menyerahkan seluruh hasil aktifitas kita kepada Tuhan. Tepat seperti yang dikatakan oleh Rasul Paulus dalam 1 Kor.3:6 “Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan.”

Hidup dalam naungan Tuhan mengingatkan kita bahwa Tuhan adalah tempat perlindungan kita yang dapat memberikan ketenangan dan ketentraman jiwa di kala segala pergumulan hidup menghimpit dan membelenggu kehidupan kita, sehingga kita merasa aman dan nyaman di dalam dekapan kasih-Nya.

Hidup dalam naungan Tuhan berarti kita menjaminkan hidup kita kepada-Nya, sehingga kita akan mengalami betapa indah dan bahagianya hidup di bawah naungan Tuhan. Selamat menikmati hidup dalam naungan-Nya.

Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Makakuasa akan berkata kepada TUHAN: “Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku yang kupercayai.”- Mazmur 91:1-2