BUKALAH MATAKU

21
Apr

Ev. Alex K

BUKALAH MATAKU

Lalu berdoalah Elisa: “Ya TUHAN: Bukalah kiranya matanya, supaya ia melihat.” Maka TUHAN membuka mata bujang itu, sehingga ia melihat. Tampaklah gunung itu penuh dengan kuda dan kereta berapi sekeliling Elisa – 2 Raja-Raja 6:17

Punya mata tapi tidak bisa melihat. Betapa seringnya kita mengalami masalah seperti ini. Demikian pula halnya dengan Gehazi, bujang Nabi Elisa memandang ke arah yang salah dan menjadi sangat ketakutan saat melihat banyaknya pasukan yang dikirim Raja Aram untuk menangkap Nabi Elisa (2 Raj.6:15). Namun Nabi Elisa tahu bujangnya hanya melihat adanya bahaya yang mengancam dan besarnya jumlah lawan. Matanya perlu dibukakan untuk melihat bahwa perlindungan Allah yang mengelilingi mereka jauh lebih besar dari apa pun yang bisa dilakukan pasukan Aram terhadap Nabi Elisa (ay.17).

Ketika hidup terasa sulit dan kita berada di bawah tekanan, perhatian kita sangatlah mudah tersita oleh masalah yang ada, sehingga kita tidak lagi melihat Tangan Tuhan yang terus berkarya dan membentuk hidup kita menjadi semakin indah di hadapan-Nya. Oleh sebab itu, mari kita memohon belas kasihan Tuhan untuk membuka mata kita untuk melihat karya tangan-Nya yang ajaib dan luar biasa dalam hidup kita justru melalui berbagai macam persoalan dan pergumulan hidup yang kita hadapi setiap hari. Seperti halnya Nabi Elisa mampu melihat Tuhan dan tahu bahwa Tuhan jauh lebih besar dari masalah hidup yang dihadapinya (2 Raj.6:16 — Jangan takut, sebab lebih banyak yang menyertai kita daripada yang menyertai mereka), sehingga kita tidak panik meski keadaan kasat mata sama sekali tidak kondusif dan terus melibatkan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan kita, karena kita tahu bahwa Tuhan ada bersama kita dan akan melindungi serta menguatkan kita senantiasa.

Ya Tuhan, terkadang yang bisa kulihat hanyalah segala kekusutan hidupku. Tolonglah aku untuk membuka mata dan melihat keindahan karya tangan-Mu dalam hidupku.

Leave a Comment

Close Bitnami banner
Bitnami