Masih Tawar Hati?

30
Sep

Masih Tawar Hati?

Pdt. Anggung Istianto

“Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.”

2 Korintus 4:16

  

Seorang pemuda menjadi tawar hati, ketika ia lihat ada begitu banyak pemuda lulusan luar negeri yang juga mencoba memasukan lamaran di perusahaan yang sama dengan dia.  Ya, dengan berbagai penyebab hidup, manusia menjadi tawar hati.

 

2 Korintus 4:16 menyebutkan salah satu penyebab manusia menjadi tawar hati adalah manusia lahiriah menjadi lemah. Tubuh menjadi lemah, sakit penyakit menggerogoti. Dan akhirnya, dengan menyadari tubuh yang semakin lemah itu, manusia mulai merasa kematian sudah mendekat. Sudah pasti kondisi seperti ini penyebab tawar hati.

 

Ada tiga nasehat, kala kita mengalami tawar hati karena tubuh jasmaniah melemah. Pertama, Tuhan akan mengaruniakan tubuh batiniah yang kuat (ayat 16). Kedua, Tuhan akan mengaruniakan kemulian kekal (ayat 17). Ketiga, ada pengharapan kekal, karunia tubuh kemulian (ayat 18).

 

Jadi, ketika kita tawar hati karena penderitaan sakit penyakit, ingat ada janji pemulihan dari Tuhan

 

“Penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan kemuliaan kekal yang melebihi segalanya”

Leave a Comment

Close Bitnami banner
Bitnami