Dedikasi Terbesar

24
Jan

Dedikasi Terbesar
Ev. Ellen M.

Sebab yang sangat kurindukan dan kuharapkan ialah bahwa aku dalam segala hal tidak akan beroleh malu, melainkan seperti sediakala, demikian pun sekarang, Kristus dengan nyata dimuliakan di dalam tubuhku, baik oleh hidupku, maupun oleh matiku – Filipi 1:20

Rasul Paulus, sebagai pria berkepribadian teguh, mengekspresikan dedikasi yang jelas dalam suratnya kepada jemaat di Filipi: “Kristus dengan nyata dimuliakan di dalam tubuhku, baik oleh hidupku, maupun oleh matiku” (1:20).

Tak peduli apa yang mungkin menimpanya, atau rintangan apa yang mungkin dihadapinya, Paulus bertekad untuk menjadikan hidupnya sebagai alat untuk memuliakan Yesus. Dengan tekad yang tak tergoyahkan, ia menjalani bahaya, kesakitan, penjara, bahkan bersedia mempersembahkan tubuhnya sebagai korban.

Bagi sebagian dari kita, mungkin sulit membayangkan bagaimana Yesus dapat dimuliakan melalui tubuh kita. Mungkin kita berpikir bahwa hanya saat mengalami penindasan karena mempertahankan iman, kita dapat memuliakan-Nya. Namun, konsep ini tidaklah benar.

Tangan kita dapat meninggikan Tuhan ketika mengirimkan pesan-pesan teks yang menghibur orang lain. Kaki kita dapat memuliakan Dia melalui tindakan sederhana membantu sesama. Suara kita dapat memuliakan Dia melalui kesaksian dan pujian yang kita nyanyikan. Hati kita dapat memuliakan Dia melalui doa dan cinta kita pada Kristus Sang Penebus. Telinga kita dapat memuliakan Dia ketika kita dengan penuh kasih mendengarkan keluh kesah sahabat yang kesepian.

Jika kita mengenal Yesus dengan utuh dan benar, setiap aspek kehidupan sehari-hari kita dapat menjadi wadah untuk memuliakan-Nya. Anda adalah ciptaan spesial yang dirancang untuk memuliakan Allah dan seolah-olah hanya Anda yang dapat melakukannya. Mari bersama-sama menjadikan hidup kita sebagai persembahan yang memuliakan Tuhan, amin.