JANGAN ADA LOBANG

08
Nov

JANGAN ADA LOBANG

“Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu…” Markus 12:30

Ada seorang bapak, ia memiliki rumah burung walet. Ia membuat keamanan rumah burung walet itu dengan sangat baik, sehingga tidak khawatir ada pencuri masuk.

Tiba-tiba, suatu hari, ia mendapat kabar dari pekerjanya bahwa rumah burung waletnya telah dimasuki pencuri. Bapak pemilik rumah burung walet itu segera menuju ke lokasi. Sesampainya disana, ia melihat pintu rumah burung walet itu dalam kondisi utuh, tidak rusak. Bagaimana caranya pencuri itu bisa masuk?. Ternyata, pencuri itu masuk melalui lobang kecil pada dinding rumah walet itu, dengan cara membobolnya, dan mengambil semua sarang burung walet yang harganya jutaan itu, tanpa ada satu pun yang ditinggalkan.

Bisa dibayangkan pencuri itu dapat menguasai seisi rumah burung walet yang berharga itu melalui lobang kecil di dinding. Tidak terpikirkan dan tidak masuk di akal manusia, kalau pencuri itu bisa masuk kedalam melalui lobang dinding yang ukurannya kecil itu.

Ketika Tuhan mengingatkan kita untuk mengasihi Tuhan dengan SEGENAP HATI, ini artinya adalah: TOTALITAS. Tidak ada sedikitpun celah yang terbuka untuk yang lain. Jangan biarkan ada 1 lobangpun, bahkan titik lobang jarum sekalipun, yang kita biarkan terbuka sehingga Iblis bisa masuk dan merampas seluruh isi hati kita.

Diatas, contoh nyata manusia bisa menguasai rumah burung walet dengan lobang yang tidak masuk akal secara akal manusia. Bukankah terlebih lagi Iblis, dengan setitik saja kita menyediakan atau membiarkan ada lobang bahkan sekecil lobang jarum, maka Iblis akan menguasai hidup kita, merampas damai sejahtera kita, membuat kita hilang rasa percaya kita kepada Tuhan. Apakah saudara ingin keadaan hati saudara seperti itu?. Jelas tidak bukan?. Maka penting sekali untuk menjaga hati, seutuhnya, sepenuhnya, serahkan kepada Yesus. Jangan ada lobang sekecil apapun. Bagaimana caranya? Caranya adalah: Setiap hari Membaca Firman Tuhan, Mendengar FT, Perkatakan Firman Tuhan, dan Lakukan Firman Tuhan.