SALFOK

01
Sep

SALFOK

Salfok atau Salah Fokus, yaitu suatu keadaan seseorang yang perhatiannya teralihkan oleh sesuatu yang seharusnya tidak ia perhatikan.

Fokus, sangat penting dalam hidup kita. Kurangnya Fokus dapat membuat pekerjaan kita berantakan, mengganggu produktivitas kita, bahkan dapat mengakibatkan celaka.

Apakah Fokus Hidup kita?.
Ratapan 3:20-24 : Jiwaku selalu teringat akan hal itu dan tertekan dalam diriku. Tetapi hal-hal inilah yang kuperhatikan, oleh sebab itu aku akan berharap. Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!.

Nabi Yeremia dan bangsa Yehuda menghadapi situasi-situasi yang berat. Setiap kali Nabi Yeremia mengingat keadaan dirinya dan bangsanya yang menderita akibat ketidaktaan mereka kepada Tuhan, ia selalu diliputi oleh kesedihan yang mendalam.

Namun, ditengah kesedihan yang dia rasakan, ia mengingat bahwa Kasih setia Tuhan tak berkesudahan, rahmat-Nya yang tidak habis-habisnya bahkan selalu baru tiap pagi.

Ketika ia mengalihkan fokus kepada kebaikan Tuhan, ia memiliki PENGHARAPAN. Itu sebabnya ia berkata: V24: “Tuhan adalah bagianku”.
Bagian Yeremia bukanlah berkat-berkat-Nya, tetapi TUHAN sendiri.

Bagian terbaik kita adalah TUHAN sendiri, bukan pemberian-Nya. Berkat Tuhan bisa berkurang, berubah bahkan hilang. Tetapi TUHAN TETAP ADA.

Menjalani hari-hari kita di dunia ini, Masalah Pasti Selalu Ada. Namun, ditengah masalah yang kita hadapi, apakah yang menjadi Fokus kita?. Kerap kali kita berfokus dan tenggelam dalam permasalahan yang ada.

Mari melatih diri untuk Fokus kepada TUHAN dan tidak terus tenggelam dalam permasalahan yang ada. Ketika kita fokus kepada TUHAN, kita akan memiliki PENGHARAPAN. Kita memandang segalanya dari sudut pandang TUHAN.

Kematian dan Kebangkitan Yesus Kristus memberikan Pengharapan yang Pasti. Karena itu, Masalah boleh datang tetapi JANGAN SALFOK, TETAP BERHARAP HANYA KEPADA TUHAN. Karena, BAGIAN TERBAIK KITA ADALAH TUHAN SENDIRI. Amin.