ARTI KEHADIRAN ALLAH

25
Jan

ARTI KEHADIRAN ALLAH

Kejadian 28:16
“… Sesungguhnya TUHAN ada di tempat ini, dan aku tidak mengetahuinya.”

Di sekitar kita, tanpa disadari, banyak hal dan orang-orang yang sangat berarti kehadirannya. Namun karena begitu seringnya berada bersama kita, seringkali kita tidak menyadari arti kehadirannya. Kita menyadarinya saat kita kehilangannya.

Misalnya: dalam beberapa situasi, terkadang kita merasa kehadiran seseorang mengganggu kita. Namun saat dia sudah pergi meninggalkan kita, barulah kita menyadari betapa berartinya kehadirannya.

Kehadiran Tuhan selalu beriringan dengan penyertaan-Nya. Seringkali karena kita menjalani kehidupan secara rutin, kita tidak terlalu menyadari kehadiran Allah dalam hidup kita. Dan saat masalah menimpa, kita bertanya: “Di manakah Allah? Apakah Allah telah meninggalkanku?”

Puji Tuhan! Pribadi Allah tidak ditentukan oleh pengalaman, perasaan, kondisi, dan pikiran kita. Dia tidak pernah berubah, tidak pernah meninggalkan kita, penyertaan-Nya tidak pernah berhenti.

Terkadang penyertaan Tuhan disalahpahami dengan berarti tidak akan ada masalah. Kalaupun ada masalah, Tuhan selalu cepat memberikan jalan keluar. Jika hal itu tidak segera terjadi, kita mulai meragukan penyertaan Tuhan. Iman kita goyah, bahkan perlahan-lahan bisa meninggalkan Tuhan.

Penyertaan Tuhan dinyatakan melalui 2 cara:
(1) Memberikan jalan keluar, baik langsung ataupun melalui proses waktu.
(2) Memberikan kekuatan menjalani pergumulan.

Pastinya kita semua ingin yang nomor 1. Tetapi apa pun keadaan yang Tuhan ijinkan kita lalui, penyertaan Tuhan tidak pernah meninggalkan kita. Kehadiran Allah dalam pribadi Tuhan Yesus menunjukkan betapa besar anugerah-Nya kepada kita yang berdosa, sehingga Dia sendiri datang ke dalam dunia untuk menyelamatkan kita. Immanuel menyatakan bahwa Allah tidak pernah meninggalkan kita. Penyertaan-Nya sempurna dalam segala situasi yang kita alami. Tetaplah percaya pada kasih setia-Nya!