TRANSPARAN

18
Feb

TRANSPARAN

Ev. Marthina Tanumiharja

“Sebab sebelum lidahku mengeluarkan perkataan, sesungguhnya, semuanya telah Kauketahui, ya TUHAN.” (Mazmur 139:4)

 

Suatu pagi, ketika sedang berolah raga jalan pagi di sekitar kompleks perumahan, tiba-tiba saya dikejutkan oleh suara yg memanggil, “Bu… ibu… ” Sejenak saya lengak lengok melihat sekitar saya ga ada ibu-ibu, itu berarti panggilan itu mengarah kepadaku. Sayapun membalikkan badan saya dan mengarahkan pandangan saya ke arah datangnya suara. Tampak seorang ibu paruh baya berdiri di balik pagar sebuah rumah minimalis. “Koq lama ga keliahatan bu? Kemana aja? Pulang Makassar ya?” tanya si ibu. Pikiran saya langsung bermain dan bertanya-tanya dalam hati, siapa ya ibu ini? Koq tau kalau saya dari Makassar?

 

Singkat cerita, setelah menjawab pertanyaan ibu tadi, sayapun pamit dan melanjutkan olah raga pagi saya – dan pastinya pertanyaan saya masih menari-nari dalam pikiran saya sampai saya tiba di rumah.

 

Kadang kala kita tidak menyadari bahwa hidup kita sebagai anak-anak Tuhan seolah disoroti oleh kamera dari berbagai sisi sehingga orang-orang bisa melihat dan menjadi tahu tentang kehidupan kita.

 

Orang-orang bisa saja tahu tentang kehidupan kita, tapi ada satu Pribadi yang jauh lebih mengetahui tentang diri kita dan kita tidak bisa bersembunyi dari-Nya.

 

Mazmur 139 bercerita tentang ke-Mahatahu-an Allah tentang diri kita. Bahkan sebelum kita berkata-kata sekalipun, Dia tahu (ayat 4)

 

Apa yang kita pikirkan… apa yang kita rencanakan… bahkan motivasi di balik rencana dan perbuatan kita, Dia tahu.   Kita bisa membohongi atau menipu diri kita sendiri dan orang lain, bahkan pasangan kita, tapi Tuhan tahu.

 

Jadi, apakah masih ada alasan bagi kita untuk hidup tidak transparan, terbuka dan jujur di hadapan Tuhan?

 

Allah Tahu Apa Yang Tidak Kita Tahu

Leave a Comment

Close Bitnami banner
Bitnami