Hati Yang Remuk

18
Feb

Hati Yang Remuk

Ev. Hendra Fongaja

“Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.”

Mazmur 51:19

 

 

Banyak orang mengira persembahan yang terbaik yang dapat diberikan kepada Tuhan ialah ketika seseorang melakukan perbuatan-perbuatan agamawi secara sempurna. Semakin sempurna seseorang menjalankan hukum, maka semakin sempurna juga Tuhan tersenyum untuk dia.

 

Namun seringkali dengan melakukan perbuatan-perbuatan agamawi secara ‘sempurna’ (meski tidak mungkin ada satu orang yang bisa sempurna melakukannya), hanya akan membawa seseorang jatuh ke dalam kesombongan dan keangkuhan. Sementara kesombongan itu merupakan sikap yang dibenci Tuhan.

 

Daud menemukan sebaliknya. Bagi Daud, korban sembelihan kepada Allah yang membuat Tuhan tersenyum adalah jiwa yang hancur serta hati yang patah dan remuk. Ketika Daud jatuh ke dalam dosa, Ia menghampiri Tuhan dengan hati hancur. Di sana ia yakin, bahwa Tuhan menyukai orang yang datang hancur hati sebab dalam kehancuran hati ada kerendahan hati. Sikap inilah yang dikehendaki Tuhan.

 

Tidak ada korban yang lebih berkenan kepada Tuhan selain daripada

korban hati yang hancur dan rendah hati.

Leave a Comment